Home » Kesehatan » Sampai Kapan Bayi Dibedong?

Sampai Kapan Bayi Dibedong?

Sudah lumrah ya? Bayi yang baru lahir biasanya dibedong. Banyak alasan para orang tua membedong anaknya. Entah sampai kapan waktu membedong anaknya akan berakhir itu juga tidak sama di antara para orang tua. Lalu sampai kapan?

bedongan, bayi, lahir, gumuh, kesehatanIni hanya sekedar berbagi pengalaman dengan anda sekalian. Jika berkenan silahkan digunakan, jika tidak silahkan diabaikan. Jika sependapat boleh dibagikan jika tidak boleh diabaikan.

Banyak orang tua berpendapat bahwa bayi dibedong supaya tetap hangat. Ada juga yang bilang agar kakinya tidak bengkok, karena dengan dibedong jadi tetap lurus tumbuhnya. Namun saya tidak pernah mempermasalahkan hal tersebut, yang jelas jika di tutup akan tetap hangat walaupun juga nantinya akan ada selimut. Mengapa demikian? Karena bayi saya gampang berkeringat seperti ayahnya.

Setelah 1 bulan dibedong, berat badan si Rizi (anak pertama saya – Insya Allah ada yang kedua) semakin bertambah dengan cepat, bahkan bisa dibilang sangat berbeda dengan anak seusianya diantara kenalan saya.

Karena berat badan yang lebih, sangat sulit membedongnya dan biasanya berontak. Namun kami tetap membedongnya, itu juga karena anjuran orang tua saya. Ada kejadian yang sering berulang selama 1 minggu pertama. Rizi sering muntah-muntah. Kata orang tua saya itu gumuh, maka orang tua saya yang mengambil alih. Entah berapa macam cara yang digunakan saya juga tidak memperhatikan.

Akhirnya saya pergi ke Rumah Sakit tempat saya bersalin. Saya tanyakan kepada para perawat yang biasa menangani saya. Pertanyaan yang dijawab dengan pertanyaan. Intinya mereka bertanya “ Apakah masih di bedong?” saya jawab “Iya”. Akhirnya keluar penjelasan bahwa sebaiknya bayi dibedong hanya sampai umur 1 bulan saja. Karena dengan ukuran badan yang semakin besar sedangkan ukuran bedong tidak berubah, perut jadi lebih tertekan ke dada, makanya jadi gampang muntah. Apalgi ukuran bayi yang lebih besar.

Akhirnya sejak saat itu tidak pernah dibedong lagi. Alhamdulillah Rizi tidak muntah-muntah lagi. Bagaimana dengan anda. Silahkan berbagi di kolom komentar ya….

Share this article :

9 komentar :

  1. makasih mbak artikelnya...semoga bermanfaat bagi saya yang baru mau punya momongan. salam kenal.

    BalasHapus
  2. setau saya, kalau bayi sering muntah itu karena kekenyangan mimik susunya. jadi sebaiknya setelah mimik susu, bayi disendawakan dulu. tapi itu setau saya lho...

    BalasHapus
  3. @Ferina: Ini hanya sebatas berbagi. Saya juga taunya dari Bidan Non. Terima kasih telah berbagi.

    BalasHapus
  4. makasih informasinya....
    saya baru tahu kalau ternyata jika bayi terlalu sering dibedong akan mudah muntah
    saya sependapat bahwa memang sebenarnya tana di bedong pun kaki bayi akan normal dan tidak akan menjadi bengkok....
    karena sudah kodratnya Allah menciptakan manusia dengan kaki yang lurus, tidak akan tiba-tiba menjadi bengkok seperti kodok,hehe
    sekali lagi terima kasih atas infonya

    BalasHapus
  5. Saya juga lagi bingung nih, anak saya sudah berusia 3 bulan dan sampai saat ini saya tetep membedongnya pada malam hari saja, karena apabila tidak dibedong, si kecil malah tidak bisa tidur dengan nyenyak karena masih sering terganggu dengan tangan nya yang selalu menggaruk2 daerah muka dan kupingnya... Dan Alhamdulillah si kecil tidak muntah2 atau gumoh...

    Jadi kira2 apa sebaiknya dihentikan pemakain becong atau diteruskan ya?
    Wasalam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebaiknya konsultasikan ke Bidan anda, apa efeknya nanti bidan yang akan lihat.

      Hapus
  6. Sèkedar sharing. Anak saya hampir berusia 3 bulan. Sampai saat ini saya masih membedongnya. Karena kalau tidak dibedong dia justru tidak bisa tidur karena gampang kaget. Saya bedong kalau mau tidur baik di siang maupun malam hari. Saya juga bertanya2 sendiri apakah bedong tersebut mengganggu perkembangannya atau tidak. Mohon sharingnya. Thanks.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk perkembangan anak anda bisa diperiksakan ke Dokter atau bidan anda. Nanti akan dilihat apakah perkembangannya baik. Bedoong sebenarnya hanya kebiasaan dan budaya saja.

      Hapus

Berkomentarlah untuk memberikan pendapat yang bisa digunakan untuk membangun blog ini menjadi lebih baik.

Jangan Tinggal link hidup di dalam komentar!!! nanti akan oyomatis terhapus komennya yang muncul adalah peringatan.

Kontes SEO Rumah Makan Torani
 
Dukung: Indonesia Bebas Rokok 2014
Copyright © 2009 - 2014. Blog Keluarga - All Rights Reserved
Template oleh www.maskolis.com Publikasi Template oleh www.mastemplate.com
Dukungan Penuh oleh Blogger