Keuangan: Mengatur Anggaran Pemeliharaan Rumah

Keuangan keluarga bila dihadapkan dengan urusan rumah memang terkadang menjadi sebuah beban biaya yang cukup besar. Terutama pada saat masih dalam tahap pembangunan. Namun jangan lupa bahwa untuk pemeliharaan dan perawatan juga bisa menjadi biaya yang cukup besar bila tidak diperhatikan dengan baik.

keuangan anggaran renovasi perbaikan rumah
Hal-hal yang perlu mendapatkan perhatian lebih dan persiapan anggaran adalah sebuah kerusakan kecil yang bila dibiarkan akan menjadi kerusakan besar sehingga akan memerlukan biaya yang lebih besar. Hal ini bisa saja dimasukkan kedalam anggaran pemeliharaan.


Sebagai contoh adalah kebocoran atap. Memang mungkin bila masih sedikit bocornya terkadang kita biarkan saja, walaupun kemungkinan besar masih lama. Padahal bisa saja hal ini juga akan merusak bagian yang lain, misalkan pelapon bisa lembab dan lama kelamaan akan rusak sehingga biaya menjadi bertambah untuk perbaikan pelapon, misalkan juga kayu yang terkena kebocoran juga lembab maka akan rusak juga bisa nambah lagi biaya perbaikannya.

Contoh lain seperti kebocoran lantai kamar mandi, anggaran ini bisa disiapkan setiap tahunnya. Bila ada kerusakan bisa dengan segera diperbaiki, kemungkinan biaya akan bertambah ataupun kelebihan. Paling tidak bila disiapkan maka penambahan yang ada tidak terlalu besar. Namun bila hal ini tidak segera dikerjakan, bisa saja lapisan bawah lantai menjadi habis dan keropos, maka biaya juga akan membengkak.

Dan masih banyak contoh lainnya. Hal utama dalam hal ini adalah, pastikan bahwa setiap menyusun anggaran, ada pos untuk biaya perawatan, pemeliharaan dan perbaikan. Bila sewaktu-waktu gejala terlihat, maka penambahan biaya pada pos tidak terlalu besar. Semoga tulisan singkat ini bermanfaat.

Komentar

  1. Memang untuk menyisihkan anggaran untuk perawatan lebih susah daripada anggaran pembelian. Karena biasanya kita suka malas merawat.

    BalasHapus
  2. merawat memang lebih susah dari membeli

    BalasHapus
  3. wah, kemarin baru aja hal ini dibahas saat rapat di koperasi...
    memang penting mengatur keuangan keluarga. salah satunya ya pemeliharaan rumah...
    karena Rumahku adalah Istanaku

    BalasHapus
  4. Nice artikel ..memang betul membeli lebih mudah daripada merawatnya

    BalasHapus
  5. Wah, jadi kita harus masukkan ini dalam anggaran bulanan dong ya? Kalo saya cuman masukin budget untuk beli perlengkapan 'perang' doang tiap bulan. Rumah diabaikan... Sekali ada yang rusak, bangkrut deh...

    Nice info nih... Thx.

    BalasHapus
  6. Huhu.... belum punya rumah sendiri... :(

    BalasHapus
  7. jadi ternyata,pencegahan itu anggarannya jg disiapkan ya,wah lha saya masih lajang jd ga bgt ngerti hehe,ijin nyimak ajah :D

    BalasHapus
  8. Hihihi secara kami belom punya rumah sendiri dikarenakan status sebagai makhluk nomaden, maka untuk sementara belum ada post untuk perawatan rumah :-)

    BalasHapus
  9. Pusing dengan urusan rumah?? Cleaning service MURAH di jakarta utk rumah, apartemen,boarding house dll.Hasil berkualitas dan staff proffesional dan disupervisi mulai dari RP 90rb/100m2 hubungi HOUSEPRO SERVICES di WA 081286917009/021 720 6276 web: www.houseproservices.com

    BalasHapus
  10. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus

Posting Komentar

PERHATIAN !!!!

Berkomentarlah sesuai dengan artikel yang dibaca.

Berkomentarlah untuk memberikan pendapat yang bisa digunakan untuk membangun blog ini menjadi lebih baik.

Jangan Tinggal link hidup di dalam komentar!!!

Jangan promo barang (jika referensi pengetahuan silahkan), berbau judi dan sara.