Menjadi Arsiparis Rumah Tangga

Arsiparis adalah sebuah profesi atau jabatan seseorang untuk bagian arsip dan penyimpanan dokumen. Secara formal Arsiparis adalah sebuah profesi yang memiliki ruang lingkup dan tanggung jawab terhadap pengelolaan dan manajemen arsip pada sebuah lembaga. Jadi cukup jelas bahwa arsip sangatlah penting sehingga diperlukan juga sebuah profesi Arsiparis.

Sebagai pengelolaan arsip dan dokumen penting pada sebuah lembaga arsiparis bisa diterapkan dilembaga apapun. Nah kaitannya yang dibahas dalam blog keluarga ya menjadi arsiparis dalam lembaga terkecil Rumah Tangga di dalam rumah kita sendiri. Sebenarnya penting tidak penting sih, namun pada suatu waktu bisa sangat penting.

Profesi Arsiparis sebuah profesi yang memang harus diakui secara profesional, bahkan terdapat sebuah pendidikan khusus untuk profesi arsiparis ini. Namun untuk level Rumah tangga, sepertinya tidak terlalu formal karena ruang lingkup kuantitas arsip yang sangat sedikit pada kelembagaannya. Yang terpenting dalam hal ini adalah sebuah kesadaran untuk mengelola dengan baik setiap arsip yang kita miliki.

Arsiparis Rumah Tangga bertujuan untuk manajemen pengelolaan arsip dalam tingkatan rumah tangga. Tujuan yang diambil adalah sebagai berikut:

Merawat Arsip
Tujuan Arsiparis Rumah Tangga juga bisa diterapkan untuk membantu merawat arsip-arsip yang kita terima dari pihak lain. Penyimpanan arsip pada tempat yang baik. Arsip bisa ditempatkan pada lemari dalam Map Map yang terbuat dari plastik terklasifikasi sesuai jenisnya. Dengan demikian arsip bisa terlindungi dari debu, air dan kotoran lain. Klasifikasi bisa disesuaikan dengan kebutuhan sebagai contoh: ada dokumen tagihan bulanan yang isinya Listrik, Air, Telepon, Asuransi, Cicilan mobil. Ada dokumen bank yang isinya rekening koran, sertifikat deposito, laporan DPLK.

Memudahkan Pencarian
Dengan terklasifikasi sesuai jenisnya, maka sangat memudahkan pencarian. Dengan penempatan yang baik juga tidak membuat arsip tidak tercecer. Sewaktu ada yang diperlukan tinggal tarik saja. Pada suatu waktu tagihan telepon membengkak, ternyata dikabarkan masih ada tunggakan bulan sebelumnya padahal sudah kita bayar. Jika kita mengelola arsip denga baik, maka hal ini tidak menjadi masalah. Kita tinggal ambil bukti bayar bulan sebelumnya.

Terlihat Rapi
Dengan penempatan yang rapi, maka arsip terlihat rapi tidak berserakan. Dipandang menjadi nyaman.

Lalu muncul pertanyaan. Memang ada arsip yang penting ya dalam rumah tangga? Hal ini sangat fleksibel dan tergantung pada setiap individu. Saya akan sebutkan beberapa contoh dokumen yang buat saya penting silahkan anda putuskan apakah penting untuk anda atau tidak. Surat Tanah, Bukti bayar Telepon, Bukti bayar Listrik, bukti bayar PAM, Kuitansi pembayaran cicilan rumah, Surat-Surat Perjanjian (jual beli, sewa), Rekening Koran, Serifikat Deposito/Reksadana/Obligasi ORI, Surat Tagihan, Tanda Terima Penyerahan SPT Pribadi, Buku Service Kendaraan, Kartu Keluarga, Akta Lahir, Ijazah, Surat Historical Kesehatan, Catatan Kaki Resep Alergi, dan masih banyak dokumen lain.

Arsiparis Rumah Tangga terkadang terlihat sepele karena kuantitas dan frekuensi keperluan arsip tidak tinggi. Namun tidak salah jika kita mengelolanya dengan baik bukan???

Tag: Arsip Arsiparis Arsiparis Rumah Tangga Rumah Tangga Profesi Arsiparis

Komentar

  1. Perbuatan yang positif dan membuat kita lebih disiplin!

    BalasHapus
  2. bagian arsip ini dibutuhkan kehati-hatian agar tidak ilang arsipnya

    BalasHapus
  3. padahal kalo di kantor kerjaanku begitu mbak...tapi kalo di rumah malah ngga rapih filenya.....

    BalasHapus
  4. Biasanya yang mengurus arsip di rumah adalah bunda saya. Arsip-arsip penting seperti ijasah, buku tabungan, struk-struk pembayaran bahkan sampai dokumentasi foto disimpan rapih. jadi kalau ada hal yg tdk terduga spt kebakaran atau banjir, langsung bisa diselamatkan.

    BalasHapus
  5. setuju sekali, justru kita harus banyak belajar dari hal kecil seperti ini karena untuk mengelola hal besar harus dimulai dari yang kecil-kecil dulu

    BalasHapus
  6. saya baru denger tuh istilah arsiparis...mm, mungkin yg kul di bagian kerasipan lbh tau ya :D

    BalasHapus
  7. waduh aku bukan bidangnya, aku sering lupa kalau nyimpan sesuatu. hehe...

    BalasHapus
  8. Hehehe kegiatan mengarsip seperti itu justru dilakukan sama Ayahnya Zahia, secara saya mah pikun tingkat tinggi :-)

    BalasHapus

Posting Komentar

PERHATIAN !!!!

Berkomentarlah sesuai dengan artikel yang dibaca.

Berkomentarlah untuk memberikan pendapat yang bisa digunakan untuk membangun blog ini menjadi lebih baik.

Jangan Tinggal link hidup di dalam komentar!!!

Jangan promo barang (jika referensi pengetahuan silahkan), berbau judi dan sara.