Cara Mengatur Keuangan Selama Ramadhan

Mengatur Keuangan ternyata memang susah susah gampang. Dengan tingkat penghasilan yang berbeda-beda dan kebutuhan yang begitu bermacam-macam membuat urusan mengatur keuangan menjadi hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun bila dibiasakan, hal ini akan menjadi sesuatu yang mudah dan biasa. Terutama Selama bulan Ramadhan seharusnya bisa menjadi lebih mudah.

Selama Ramadhan jika dihitung normal maka seharusnya pengeluaran juga sedikit. Mengapa? apakah hanya karena kita tidak makan pada siang hari? ternyata tidak. Sebuah nafsu dan balas dendam terkadang melebihi apa yang kita bayangkan. Apakah anda merasakannya? Bila iya normal dong. Saya juga terkadang merasakannya.

Bila pada awalnya kita sudah bisa menyiasati kenaikan harga barang dan bahan pokok menjelang Bulan Ramadhan, bila benar maka akan ada uang berlebih dan kita akan bisa menabung. Kenyataan berkata lain. Dengan berpuasa seakan-akan kebutuhan kita begitu banyak. Membeli bahan makanan yang segar menjadi berlebihan. Membeli makanan berbuka begitu banyak karena ingin mencoba ini-itu dan sebagainya, padahal ketika berbuka kita hanya sanggup makan dua potong kue. Menjadi tafjir akhirnya. Bagaimana cara menghindarinya atau paling tidak meminimalkan hal ini. Berikut beberapa hal yang mungkin bisa dipertimbangkan:

1. Menggunakan Porsi dan Prioritas Anggaran
Gunakan Porsi yang tepat untuk pos-pos anggaran anda saat anda menerima penghasilan. Baik itu sebelum Bulan Ramadhan atau penghasilan yang diterima pada saat Bulan Ramadhan. Pos yang di berikan oleh Dr.H.Muhammad Syafii Antonio, seorang pakar ekonomi syariah bisa anda terapkan. Berikut pos yang dibuat dalam diagram:

diagram pos anggaran keuanganTelah terlihat secara umum diagram A adalah hal umum yang dilakukan masyarakat jika menerima penghasilan. Pastinya porsi konsumsi lebih besar, kemudian hutang bila ada, Barulah menabung kemudian disusul dengan investasi. Dan yang terakhir adalah zakat atau sedekah (Itupun bila kita ingat).

Maka mulai sekarang cobalah ubah pos-pos prioritas anda dengan menggunakan diagram B. Dengan diagram B maka anda akan mulai dengan Prioritas utama adalah menabung, dengan demikian insya Allah anda akan bisa menabung. Kemudian Bayarlah hutang anda bila ada. Barulah anda akan mendapat nilai bersih yang harus anda zakatkan. Bila sudah dizakatkan bolehlah anda memikirkan untuk investasi dan konsumsi. Insya Allah bisa ya....

2. Konsumsi sesuai Porsi dan Prioritas.
Bila pos konsumsi sudah di porsi sesuai Prioritas, maka anda harus menyesuaikan dengan porsi dan prioritasnya. Misalkan membeli makan untuk berbuka, bila kenyang dengan dua potong kua maka belilah dengan dua potong kue saja. Makan malam cukup sepiring saja, maka makanlah dengan sepiring saja. Dengan memasak secara minimal maka anda juga bisa diharapkan untuk menghemat pemakaian bahan bakar untuk memasak. Misalkan menghemat pemakaian Gas Elpiji bagi yang memakai gas elpiji.

3. THR - Tunjangan Hari Raya
Tunjangan hari raya (THR) terlihat seperti uang berlebih. Biasanya diterima menjelang hari raya. Maka untuk mengaturnya anda harus kembali kepada cara nomor 1. untuk penggunakan Porsi dan prioritas anggaran. Jangan pernah menganggap THR adalah uang berlebih, tetapi THR adalah dana untuk bisa sedekah dan berinvestasi. Maka kita harus mengatur thr agar lebih efisien.

4. Pos Anggaran yang Tidak Penting.
Untuk lebih meningkatkan dana, hilangkan pos-pos anggaran biaya yang tidak perlu. Bila bisa menggunakan TV tanpa berbayar gunakanlah yang gratis saja. Bagi perokok, mulailah berhenti merokok. Selain untuk kesehatan juga bisa meminimalkan biaya untuk berobat ke rumah sakit.

Itulah beberapa tips yang bisa diterapkan. Semoga bermanfaat. Bila ada tips lain boleh juga ditambahkan. Selamat menunaikan ibadah puasa.


Tag: cara keuangan mengatur ramadhan puasa berbuka anggaran pos porsi thr tunjangan biaya diagram kesehatan

Komentar

  1. Wah memang bulan ramadhan ni biasanya di katain bulan telasan, ada aja pengeluaran, semoga aja rejeki senantiasa terlimpahkan,,,amin

    BalasHapus
  2. Nice post,,.
    paling tidak mengingatkan kita agar tidak lebih besar pasak dari pada tiang,..
    makasi ya,,.

    BalasHapus
  3. melaksanakan diagram A pindah ke diagram B aja belum tentu bisa, gimana dgn nomor di bawahnya?
    semoga tidak besar pasak drpd tiang dan tetap inget akherat :)

    BalasHapus
  4. manajemen diri, hati, keuangan..pokoknya semua deh diatur dg baik :)

    BalasHapus
  5. tips yang sangat bagus ...
    terimakasih banyak ...

    BalasHapus
  6. kalau bicara anggaran di bulan ramadhan pakderada ogah, karena pernah ribut sama yang "bagian mengatur keuangan",karena puasa seharusnya pengeluaran menmjadi kecil kagak tahunya malah meningkat tajam, memang banyak faktor penyebabnya, misal harga yang melambung naik, beli pakaian anak anak kagak mungkinlah kalo beli cuma satu setel, belum sepatu, sandal untuk saudara dan lain-lain, pokok seabreg kebutuhanlah.

    BalasHapus
  7. jauh jauh dari lebih besar pasak dari pada tiang mas ya..

    BalasHapus
  8. Belum terlambat untuk memanage keuangan selama ramadhan. Saya juga sedang mengatur keuangan, hehe. Salam hangat.

    BalasHapus
  9. kebanyakan lebih meningkat ya dibulan romadhon

    BalasHapus
  10. benar sekali diagram A itu mewakili kebanyak keluarga di negara kita. kurangnya kesadaran memikirkan masa depan. dan saya kira justru pembiayaan selama bulan romadhan justru lebih besar dari yang lainnya

    BalasHapus
  11. Informasi menarik mas bisa dijadikan masukan pribadi saya sendiri. Satu yang bikin saya ga bisa menahan hawa nafsu yaitu merokok. Susah berhenti merokok. Salam kenal Mas..

    BalasHapus
  12. Bener banget nih... Keseringan THR dihabis2in...
    Setelah itu bulan selanjutnya 'kering-kerontang' :)

    BalasHapus
  13. wah, tips yang menarik sob. bisa jadi inspirasi saya kelak, ketika sudah mempunyai uang sendiri.

    BalasHapus
  14. terima kasih atas informasinya,, salam kenal>>>
    mampir juga y

    BalasHapus
  15. sunah rasul untuk melakukan investasi bukan untuk konsumsi/menabung

    BalasHapus
  16. tipsnya boleh dicoba, ZIS nya memang wajib

    BalasHapus
  17. GBEAR PROMO TERBARU DARI MAHEZA SHOP BERBAGAI TIPE HANPHONE SEPERTI Bila berminat silahkan untuk konfirmasi pemesanan silahkan hubungi:085756-398-318>VIA:PIN BBM 571C3C68>klik web>www.maheza-shop.blogspot.com/ BlackBerry>Samsung>Smartfren.
    >Sony>Nokia>Apple>Acer>Canon>Dell>Nikon>DLL
    Ready Stock !Samsung L9100 Galaxy S2 - Black Rp. 1.000.000,-
    Ready Stock !Samsung Galaxy Tab 8.9, 16GB - Pure WhiT Rp. 1.600.000,-
    Ready Stock !Samsung Galaxy Tab 7.7 Super AMOLED Plus Rp.1.500,000
    Ready Stock !Samsung Galaxy Note N7000 - Black Rp. 1.700.000
    Ready Stock !Samsung Galaxy Tab 2 (7.0) Rp. 1.000.000
    Ready Stock !Samsung Galaxy Nexus I9250 - Titanium Si Rp.1.500.000,-
    Ready Stock !Samsung Galaxy Note N7000 - Pink Rp.1.700.000
    Ready Stock !Samsung Galaxy Y S5360 GSM - Pure White Rp.500.000,-
    Ready Stock !Samsung Galaxy Tab 7.0 Plus Rp. 1.000.000.
    Ready Stock !BlackBerry 9380 Orlando - Black Rp.900.000,-
    Ready Stock !BlackBerry Curve 8520 Gemini Rp.500.000,-

    BalasHapus
  18. yang sering dilupakan adalah membedakan mana kebutuhan dan keinginan

    BalasHapus

Posting Komentar

PERHATIAN !!!!

Berkomentarlah sesuai dengan artikel yang dibaca.

Berkomentarlah untuk memberikan pendapat yang bisa digunakan untuk membangun blog ini menjadi lebih baik.

Jangan Tinggal link hidup di dalam komentar!!!

Jangan promo barang (jika referensi pengetahuan silahkan), berbau judi dan sara.