Dosa-Dosa Yang Dianggap Biasa (Free Download)


dosa-dosa-yang-dianggap-biasa
Dosa-Dosa Yang Dianggap Biasa adalah sebuah buku yang pernah saya baca di tahun 2006 yang dipinjamkan oleh seorang sahabat. Ketika saya tanya tentang dimana mendapatkan buku tersebut, dia tersenyum. "Bukune gak di dol nang toko-toko bud, aku entok mergo wong tuoku bar mulih soko haji. Gratis jarene." kata sahabat saya. Ketika orangtua saya pergi haji, saya titip kalo bisa cariin juga buku Dosa-Dosa Yang Dianggap Biasa tersebut. Ternyata gak dapat. Sebenarnya sudah pernah memiliki filenya dalam bentuk words, karena FDnya rusak pingin download lagi, ternyata dihasil pencarian yang dari tulisan Indonesia menggunakan link download berbayar seperti Ziddu, karena agak males untuk masuk halamannya. Saya jadi ingat dengan Halaman Islam House yang menerbitkan buku tersebut.

DOSA-DOSA YANG DIANGGAP BIASA
Bahasa: Indonesia
Karya : Muhammad bin Shaleh Al Munajjid
Penterjemah : Ainul Harits Umar Thayyib
Editor : Fir'adi Nashruddin Abu Ja'far - Erwandi Tirmizi - Mohammad Muinuddin Bashri - Abu Bakar Muhammad Al-Tuway
Terbitan : Maktab Dakwah Dan Bimbingan Jaliyat Rabwah

Diskripsi Singkat: Dosa-Dosa Yang Dianggap Biasa: menjelaskan secara rinci tentang perbuatan-perbuatan dosa yang sering diabaikan oleh seorang muslim bahkan sering dilakukan tanpa mengetahui bahwa itu adalah perbuatan dosa. Semoga setelah membaca buku ini, kita dapat menghindari perbuatan-perbuatan tersebut.
: عربي - ไทย - മലയാളം - বাংলা - Türkçe

Tanggal Penambahan: Jan 02,2008
Lampiran Materi : 2
Link penghubung : http://www.islamhouse.com/p/71037

Sedikit cuplikan beberapa bab:

MASUK MASJID SEHABIS MAKAN BAWANG MERAH, BAWANG PUTIH ATAU SESUATU YANG BERBAU TAK SEDAP.

Allah SWT berfirman:
“ Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap memasuki masjid". (Q.S; Al A’raf: 31).

Jabir Ra. berkata, Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa makan bawang putih atau bawang merah hendaknya ia menjauhi kami, atau beliau bersabda: "Hendaknya ia menjauhi masjid kami dan diam dirumahnya” .38

Dalam riwayat Muslim disebutkan:
“Barang siapa makan bawang merah, dan bawang putih dan bawang bakung, maka janganlah mendekati masjid kami, sesungguhnya malaikat merasa terganggu dengan sesuatu yang anak Adam merasa terganggu dengannya” . 39

Suatu ketika Umar bin Khathab Ra berkhutbah Jum’at, dalam khutbahnya ia berkata:
“…Kemudian kalian wahai manusia, memakan dua pohon yang aku tidak memandangnya kecuali dua hal yang buruk (baunya), yakni bawang merah dan bawang putih. Sungguh aku melihat Rasulullah SAW apabila mendapatkan bau keduanya dari seseorang dalam masjid, beliau memerintahkan orang tersebut keluar ke padang yang luas, oleh karena itu barang siapa memakannya hendaknya mematikan (bau) keduanya dengan memasaknya” .

Termasuk dalam hal ini adalah; mereka yang langsung masuk masjid usai bekerja, lalu ketiak dan kaos kaki mereka menyebarkan bau tak sedap. Lebih buruk lagi adalah orang-orang yang membiasakan diri merokok yang hukumnya adalah haram. Kemudian mereka masuk ke masjid dan menebarkan bau yang mengganggu hamba-hamba Allah, para Malaikat dan mereka yang sholat."Di Indonesia, merokok menjadi hal yang biasa, mungkin di Tanah Mekkah dan Madinah sudah menjadi hal yang Diharamakan sesuai isi bukunya.

BERKHALWAT (BERDUAAN)DENGAN WANITA YANG BUKAN MAHRAM

Syaitan amat giat dalam menebarkan fitnah dan menjerumuskan manusia kepada yang haram. Karena itu Allah SWT mengingatkan kita dengan firman-Nya:
“ Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Barang siapa mengikuti langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan keji dan mungkar” . (Q.S; An Nur: 21).

Syaitan masuk kepada anak Adam bagaikan aliran darah. Diantara cara-cara syaitan dalam menjerumuskan manusia ke dalam perbuatan keji adalah khalwat (berduaduaan)
dengan wanita yang bukan mahram. Karenanya, syari'at Islam menutup pintu tersebut, sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW :
“ Tidaklah seorang laki-laki berkhalwat dengan wanita kecuali pihak ketiganya adalah syaitan”

Dan dari Ibnu Umar Ra bahwasanya Nabi SAW bersabda:
“ Sungguh tidaklah masuk seorang laki-laki dari kamu setelah hari ini kepada wanita yang tidak ada bersamanya (suami atau mahramnya), kecuali bersamanya seorang atau dua orang laki-laki".

dosa-dosa-yang-dianggap-biasaBerdasarkan petunjuk hadits di atas, maka tidak dibolehkan seorang laki-laki berkhalwat dengan wanita bukan mahram, baik di rumah, di kamar, di kantor, atau
di mobil, baik dengan istri saudaranya, dengan pembantunya atau pasien wanita dengan dokter atau yang semacamnya. Banyak orang yang meremehkan persoalan ini,
entah karena terlalu percaya kepada dirinya sendiri atau kepada orang lain. Padahal khalwat sangat potensial untuk mengundang perbuatan mungkar dan maksiat. Paling tidak, membangun mukadimah untuk mengarah ke sana. Karenanya tidak mengherankan, jika semakin banyak ketidak-jelasan nasab dan keturunan. Di samping, jumlah anak-anak haram juga semakin meningkat tajam.

Karena sekedar ingin berbagi kepada sobat sekalian, mungkin ini bisa menjadi bacaan penambah wawasan. Anda hanya perlu mendownlad 2 materi lampiran. 1 berformat pdf dan satu berformat doc. Monggo yang mau baca edisi lengkapnya. Silahkan download melalui linik dibawah ini ya... Semoga bermanfaat.


DOSA-DOSA YANG DIANGGAP BIASA (902,5KB) Download
DOSA-DOSA YANG DIANGGAP BIASA (17,2 MB) Download

Postingan dengan waktu yang sempit disaat libur kerja. Biasanya hari libur Ayah da Bunda gak boleh pegang Laptop yang berarti buat si Rizi adalah Bekerja. Jadi sempetnya cuman posting aja. Mohon maaf hari libur gak sempat berkunjung selama Ramadhan.

Komentar

  1. ijin download ya mbak, makasih sharingnya..

    BalasHapus
  2. Wah mantab nih mbak, pengetahuan :D
    Biar lebih pengetahuan tentang dosa2 dalam hidup >.<

    BalasHapus
  3. yuuup
    begitu banyak kejadian sehari2 yang biasa dan kita ga sadar bahwa itu dilarang Allah SWT

    BalasHapus
  4. beramal lewat informasi ya :) thanks

    BalasHapus
  5. alhamdulillah terima kasih gan atas postingannya ini sangat pengetahuan dizaman sekarang, banyak orang yang terperikat oleh nafsunya sendiri dan tidak dapt menhannya, terima kasih n salam kenal dari saya

    BalasHapus
  6. makasih sharingnya.
    mungkin karena sudah biasa jadi sulit membedakan itu dosa atau tidak ya? atau tahu tapi pura2? haduh...

    punten, maaf, ini blog adminnya mbak atau mas ya?
    sering manggil mba, tapi ini yg posting namanya nama laki2
    punten loh :)

    BalasHapus
  7. Aku kira judul lagu hehe taunya tulisan yg luar biasa ini B")

    BalasHapus
  8. itu kenapa ukuran file nya bisa beda jauh banged kang.. antara 902,5KB sama 17,2 MB?!?!?

    BalasHapus
  9. Saya sangat tersentil baca dosa2 yang selama ini dianggap biasa, harus mulai mawas diri agar hal tsb tak terjadi lagi :)

    BalasHapus
  10. #Belajar Photoshop:
    Waduh,,, gak tau juga, itu file sudah dari sononya. Kao mau yang ringan ya download yang pdf aja.

    BalasHapus
  11. berarti klo habis mam sate kan ada bawang merah tuch.........ga bleh deket2 hehehehehehhe
    salam persahabatan selalu dr MENONE

    BalasHapus
  12. aku heran dgn mereka yg suka simpan file di ziddu, file sharing seperti itu kan ada batas waktunya

    BalasHapus
  13. trims referensinya mba...tak coba download n baca2

    BalasHapus
  14. Ijin donlot, Mas/Mba.
    Terima kasih sudah berbagi :)

    BalasHapus
  15. Banyak kesalahan-kesalahan kecil yang disepelakn oleh kita. Kalau hal itu dibiarkan, akan menumpuk menjadi gunung...Wah,jadi berabeh nantinya sahabat..

    BalasHapus
  16. kadang kita menganggap hal itu adalah lumrah/biasa
    ternyata tidak

    BalasHapus
  17. alhamdulillah, jadi boleh ikutan download juga ya Mas Budi :)
    terimakasih Mas krn telah berbagi :)
    salam

    BalasHapus

Posting Komentar

PERHATIAN !!!!

Berkomentarlah sesuai dengan artikel yang dibaca.

Berkomentarlah untuk memberikan pendapat yang bisa digunakan untuk membangun blog ini menjadi lebih baik.

Jangan Tinggal link hidup di dalam komentar!!!

Jangan promo barang (jika referensi pengetahuan silahkan), berbau judi dan sara.