Cara Benar Menangani Kram Kaki Ketika Berolahraga

Mungkin diantara kita pernah mengalami yang namanya kaki kram ketika berolahraga. Namun banyak diantara kita yang tidak paham bagaimana menangani kaki kram yang baik. Tulisan berikut semoga bisa memberikan informasi yang dimaksud.

Kram adalah kondisi dimana nyeri otot terjadi tiba-tiba dan disebabkan oleh kontraksi dari otot anda secara tidak disengaja. Kram otot dapat sangat sakit sekali dan menyebabkan otot anda tidak dapat digerakan untuk sementara.

Kram Kaki Saat Olahraga

Sewaktu ikut gowes saya pernah mengalami kram dimana otot seperti tertarik dengan kencangnya, hingga berjalanpun susah. Waktu itu oleh beberapa rekan diberikan obat yang rasanya hangat mendekati panas seperti sa****as gel dan co*******in. Ketika dioles rasanya memang enak, rasa sakitnya terasa reda. Selain itu kaki saya diluruskan dan ditekan-tekan padahal rasanya sakit banget.
Malam harinya sakit itu muncul lagi. Keesokan harinya ke dokter. Malah disangka bisa asam urat. Cek darahpun dilakukan ternyata normal. Obat oles diberikan dengan bahan Diclofenac Sodium rasanya dingin.

Beberapa waktu kemudian saya coba olahraga ringan, ternyata kram itu muncul lagi. Bahkan rasa sakitnya sering muncul ketika malam dan saat pagi ketika dibawa jalan. Akhirnya ke dokter lagi dan diberikan obat oles yang sebelumnya diberikan dengan bahan Diclofenac Sodium dengan jumlah yang lebih banyak.

Setiap olahraga saya selalu oleskan obat tersebut dan Alhamdulillah tidak pernah kram. Lima bulan kemudian saya ikut event Explore n Fun Tour De Puncak Green Gowes Community 2013, baru hari pertama saya ikut kram langsung menyerang saya, hingga akhirnya hari pertama saya tidak bisa menyelesaikan gowes hingga finish.

Ketika kram, seorang marshallnya kasih tau jika kram kaki jangan diluruskan tapi ditekuk aja agar ototnya tidak ketarik. Kemudian jangan dioles dengan salep yang hangat-hangat seperti sa****as gel atau co*******in, memang saat dioles rasa nyeri akan reda, tapi itu bisa membuat kambuh atau sakit berulang. Yang harus diberikan adalah air es yang dingin. Tapi gak mungkinkan bawa es setiap olahraga, belum lagi ketika mencair. Makanya ada obat yang spray itu yang rasanya dingin kayak es. Coba lihat-lihat milik teman bahannya ternyata sama dengan obat oles yang diberikan oleh dokter yang memang saya bawa. Ada juga yang berbahan sangat dingin sekali yaitu Chlorethyl, tetapi sebaiknya konsul ke dokter dulu, siapa tau anda alergi dengan Chlorethyl.

Akhirnya saran marshall saya ikuti. Saya istirahatkan kaki, dibuat nyaman aja, kaki agak ditekuk, semprot dengan chlorethyl. Sempet nanya sama marshallnya juga, "Jika besok saya tidak merasakan sakit, apakah bisa ikut gowes? Ternyata jawbannya sesuai harapan. Boleh.. Tapi harus dicukupi nutrisi kalium, kalsium, natrium. Ternyata nutrisi tersebut berguna untuk mencegah kram. Cara paling mudah adalah konsumsi pisang. Akhirnya hari ke dua hingga hari terakhir saya gowes tanpa masalah kram.

Dari cerita diatas saya dapati berapa poin yang banyak berbeda dengan kebanyakan yang dilakukan selama ini.
  1. Untuk mencegah kram saat berolahraga, sebaiknya cukupi asupan kalium, kalsium dan natrium.
  2. Banyak minum air putih.
  3. Jika sudah kram, kaki jangan diluruskan tapi dipijat dan ditekuk dan dibuat senyaman mungkin.
  4. Jangan dioles dengan obat yang memberikan rasa hangat tapi berilah obat dengan rasa dingin atau es.
  5. Makan pisang sebelum berolahraga bisa memberikan asupan kalium bagi tubuh.
Itulah beberapa cara mengatasi kram saat berolahrga. Mungkin caranya berlawanan dengan banyak metode yang ada. Tapi boleh dicoba. Siapa tau cocok. Saya sudah menerapkan. Mungkin anda juga?....

Kredit Gambar: 123rf.com

Komentar

  1. Patut dicoba, saya belakangan ini ketika gowes jarak jauh dipertengahan jalan sering kram sehingga sulit melanjutkan apalagi bila jalannya banyak tanjakan. siapa tau berhasil en tidak was2 lagi bila menempuh rute panjang. Thanks.

    BalasHapus
  2. Patut dicoba, saya belakangan ini ketika gowes jarak jauh dipertengahan jalan sering kram sehingga sulit melanjutkan apalagi bila jalannya banyak tanjakan. siapa tau berhasil en tidak was2 lagi bila menempuh rute panjang. Thanks.

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus

Posting Komentar

PERHATIAN !!!!

Berkomentarlah sesuai dengan artikel yang dibaca.

Berkomentarlah untuk memberikan pendapat yang bisa digunakan untuk membangun blog ini menjadi lebih baik.

Jangan Tinggal link hidup di dalam komentar!!!

Jangan promo barang (jika referensi pengetahuan silahkan), berbau judi dan sara.