Anak TK Sudah Wajib Baca Belum ya? Ya Belum!

Banyak pertanyaan muncul dari Orang Tua murid TK. Apakah anak TK sudah wajib baca? Secara psikologis seharusnya belum. Lalu mengapa banyak anak TK sudah ditekan oleh beberapa orang tuanya untuk belajar membaca? Pada dasarnya ini bergantung dari orang tua masing masing.

Kejadian seperti untuk saat ini sudah semakin sering ditemui. Teringat ketika Rizi baru masuk TK Nol Kecil. Akhirnya bertemu juga dengan beberapa orang tua murid. Ternyata bukan sebuah aturan yang mewajibkan anak mereka harus bisa membaca atau belajar membaca, karena memang di TK belum waktunya untuk belajar membaca. Guru guru TK pun tidak ada yang mengajarkan untuk membaca, karena memang belum waktunya untuk belajar membaca bagi murid TK. Usut punya usut ternyata ketika masuk SD ada seleksi yang terkadang anak juga ditanya apa sudah bisa membaca? Jadi heran... Koq bisa? Di TK tidak diajarkan membaca bagaimana bisa membaca. Saya tuh suka bilang "ni yang koplak siapa ya?".

sebuah pertanyaan sosial pendidikan yang harus dijawab, Anak TK Sudah Wajib Baca Belum ya? Ya Belum!. Siapa yang mau jawab, diskusi saja.

Ternyata budaya ini juga didukung oleh ego orang tua yang begitu bangganya bila anak sudah bisa membaca ketika masih TK. Suka dengerkan "Anak saya sudah bisa baca lho jeng", atau ketika ada arisan anak suka dipanggil lalu di tanya "... Ini bacanya bagaimana?". Ditambah lagi banyak iklan-iklan susu formula yang anaknya masih kecil sekitar umur tiga sampai empat tahun pastinya tapi sudah bisa macem macem, seolah-olah anak kecil bisa koq dengan ini itu padahal belum umurnya. Apalagi anak jaman sekarang.

Hal ini juga didukung dengan banyaknya bimbingan belajar calistung (baca tulis hitung). Yang ketika saya coba lihat ternyata banyak anak-anaknya yang masih usia TK bahkan belum usia TK, dan yang lebih mengenaskan ada anak yang seperti dipaksa. Jadi salah siapa ya?

Beberapa waktu lalu ada pertemuan orang tua murid dengan psikolog. Dengan konsultasi yang diberikan akhirnya jawaban diberikan. Dari semua penjelasan diatas, sebenarnya tidak yang salah. Namun perlu diperhatikan beberapa hal berikut:
  • Anak TK belum waktunya untuk diajarkan membaca.
  • Jika anak TK belajar membaca, pastikan bahwa tidak ada unsur paksaan didalamnya.
  • Jangan bangga anak anda umur lima tahun sudah bisa membaca, khawatirlah nantinya timbul rasa bosan belajar disaat dia harus belajar, karena lebih memilih bermain yang disebabkan waktu bermainnya saat kecil digunakan untuk belajar bahkan dengan unsur paksaan.
  • Anak usia TK adalah usia lima hingga tujuh tahun, karena sistem pembelajaran tahun 2013 usia masuk SD adalah saat anak dengan usia minimal tujuh tahun.
  • Bentuk pelajaran anak usia TK adalah pembelajaran kemandirian seperti makan sendiri, buang air kecil sendiri, mendengarkan perintah, memakai baju sendiri.

Jelaskan semuanya? Ini hanya tulisan berbagi, bukan untuk menggurui.

Dengan menulis artikel ini. Jadi ingat dulu waktu kecil. Saya tidak pernah sekolah TK, sebelum masuk SD saya kerjaannya main. Sempet juga jualan kue basah bersama kakak. Baru belajar baca pas kelas satu sekolah dasar (SD). Yang seangkatan mungkin pernah dengar kalimat kalimat ini.
Ini budi
Ini ibu budi
Ini bapak budi
Ini wati, wati kakak budi
Ini iwan, iwan adik budi

Well, terima kasih sudah membaca artikel ini. Silahkan berbagi di kolom komentar ya. Happy blogging and Yuk Keep Smile.

Kredit gambar: 123RF.Com

Komentar

  1. Saya masih merasakan dulu jaman "Ini Ibu Budi" tapi sekarang semua sudah berubah dan terkadang yang menyebalkan memang ortunya murid yang sangat berlebihan

    Putri saya usia 4 tahun dan saya mulai kwatir dan ketar ketir tentang jenis pendidikan untuknya nanti, bagaimana yang pas untuknya tanpa ada unsur paksaan, secara sistem pendidikan kita unsur paksaannya masih sangat kuat

    BalasHapus
  2. saya biasanya mengajarkan sendiri jadi dlihat mood anak-anak , biasanya mereka sendiri yang minta belajar membaca jadi have fun

    BalasHapus
  3. pembelajaran sejak dini lebih baik.. tinggal menentukan metode yg menarik untuk pembelajarannya sehingga anak tidak mudah bosan :D

    BalasHapus

Posting Komentar

PERHATIAN !!!!

Berkomentarlah sesuai dengan artikel yang dibaca.

Berkomentarlah untuk memberikan pendapat yang bisa digunakan untuk membangun blog ini menjadi lebih baik.

Jangan Tinggal link hidup di dalam komentar!!!

Jangan promo barang (jika referensi pengetahuan silahkan), berbau judi dan sara.