Cara Menolak Penawaran Kartu Kredit dan Asuransi Melalui Telepon

Cara Menolak Penawaran Kartu Kredit dan Asuransi Melalui Telepon ditulis karena Saat ini, banyak sekali penawaran kartu kredit dan asuransi melalui telepon. Saya saja sudah beberapa kali mengalami hal ini karena saya memiliki rekening di empat bank. Terkadang, penawaran ini terasa sangat mengganggu karena bisa terjadi secara terus menerus.

Ketika telepon anda angkat, sales yang menawarkan akan terus berbicara tanpa memberikan anda kesempatan untuk bicara yang pada akhirnya meminta anda untuk membeli produk mereka.

Namun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah mengeluarkan edaran bahwa cara tersebut kini sudah tidak diperkenankan. Sayangnya, meski aturan baru ini sudah diberlakukan, masih ada pihak yang tetap melakukannya.

Tentu, mereka yang belum mengetahui adanya edaran dari OJK ini akan menjadi sasaran empuk. Jika, anda menerima telepon semacam ini, ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk menolaknya.

Pertama, tanya dari mana mereka mendapat nomer anda karena anda wajib curiga. Jika ternyata yang menawarkan produk berhubungan dengan bank tempat anda menabung, maka hal ini bisa dimaklumi, jika anda tidak bisa bertanya lebih lanjut anda dapat menghentikan telepon itu.

cara-menolak-penawaran-kartu-kredit-dan-asuransi-melalui-telepon

Kedua, anda bisa langsung memberikan ‘ancaman’ bahwa tindakan yang dilakukan sales tersebut sudah dilarang OJK. Ketiga, anda harus ekstra hati-hati dalam memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan.

Jika ternyata anda tertarik dengan produk yang ditawarkan, anda wajib berhati-hati karena jawaban anda akan direkam. Jangan gampang atau semabarangan memberi jawaban ‘ya’. Alasannya, sales bisa saja memroses bahwa anda setuju membeli produknya.

Jadi, gunakan kata-kata lain yang tidak dianggap sebagai bentuk persetujuan. Jadi, waspadalah! Itulah Cara Menolak Penawaran Kartu Kredit dan Asuransi Melalui Telepon. Semoga bermanfaat ya...

Source: Smart-Money.Co

Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hmm..baru tau kalau sudah dilarang OJK ..

      Hapus
    2. Iya mbak, soalnya banyak laporan ke masyarakat yang merasa terganggu dengan metode pemasaran seperti ini.

      Hapus
  2. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Asuransi. Asurasi merupakan salah satu elemen penting dalam perencanaan keuangan, namun dikarenakan rendahnya kesadaran masyarakat dan mitos miring yang beredar di masyarakat seputar asuransi membuat masyarakat enggan untuk membeli produk asuransi.
    Pertanyaan yang sering muncul di masyarakat adalah, seberapa penting asuransi di dalam kehidupan? Jawabnya adalah sangat penting. Untuk mengetahui seberapa penting asuransi, Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Asuransi yang bisa anda kunjungi di Informasi Seputar Asuransi

    BalasHapus
  3. teknik marketing yg hanya mengejar target semata

    BalasHapus
  4. oh begitu baru tau sy...tp sudah terlanjur mengiya kan...trims ya

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  7. iya nich mbak.... banyak kali sekarang yang nawarin.... mana sering ganggu... telp kalau gak diangkat... di telp terus... bikin pusing aja

    BalasHapus

Posting Komentar

PERHATIAN !!!!

Berkomentarlah sesuai dengan artikel yang dibaca.

Berkomentarlah untuk memberikan pendapat yang bisa digunakan untuk membangun blog ini menjadi lebih baik.

Jangan Tinggal link hidup di dalam komentar!!!

Jangan promo barang (jika referensi pengetahuan silahkan), berbau judi dan sara.