HUT RI ke 70 di Balikpapan

HUT RI ke 70 di Balikpapan kemeriahan dan kegembiraan warga Kota Beriman Balikpapan. Di mulai dengan Upacara Pengibaran Bendera, Atraksi Aeromodeling, Motor Paralayang, Terjun Payung, Reog Ponorogo, Barongsai dan Lomba Panjat Pinang. Sore hari di lanjutkan dengan Upacara Penurunan Bendera dan malamnya resepsi peringatan HUT RI ke 70 sebagai syukuran warga kota Balikpapan.

17 Agustus 2015 pukul 06:45 yah sekitaran lah. Saya berangkat mengantar Rizi untuk Upacara di Sekolah, yang memang tahun ini adalah pertamakalinya Rizi mengikuti Upacara HUT RI di Sekolah. Alhamdulillah Rizi sekarang sekolah di SD Negeri 001 Balikpapan Utara. Sayapun bergegas pulang untuk menyiapkan perbekalan ketika menyaksikan serangkaian acara di Lapangan Merdeka. Pukul 08:30 saya jemput Rizi dari sekolah untuk berganti pakaian. Sarapan dulu dan siapkan perbekalan dan yang terpenting adalah minuman. Pukul 09:30 siap berangkat menuju Lapangan Merdeka.

HUT RI KE 70

Sesampainya di Lapangan Merdeka Kami langsung bergegas mencari tempat parkir karena jika ada acara ramai seperti ini parkir menjadi sulit dan tidak tenang. Alhamdulillah kami mendapat tempat di halaman parkir Masjid Istiqomah Balikpapan. Jika parkir di masjid Istiqomah merasa lebuh aman aja, Isya Allah. Sekalian nanti Sholat Dzuhur jadi lebih mudah.

Proklamator Soekarno Hatta

Paskibra Pengibar Bendera Merah Putih

Bendera Merah Putih

Setelah mendapat Parkir kami langsung mencari tempat duduk untuk menonton jalannya upacara pengibaran bendera pada detik detik proklamasi bersama warga Balikpapan lainnya yang sudah memadati Lapangan Merdeka. Peringatan Detik Detik Proklamasi dimulai pukul 10:00 dilanjutkan dengan pengibaran Bendera Merah Putih oleh pasukan Pengibar Bendera atau Paskibra. Setelah selesai Upacara dan Pembacaan Doa, acara dilanjutkan dengan atraksi Aeromodeling dan Terjun Payung. Terjun payung merupakan acara yang ditunggu tunggu masyarakat Kota Beriman Balikpapan yang memang sangat jarang melihat atraksi ini sehingga masyarakat sangat antusias menunggu semua jalannya prosesi acara peringatan HUT RI ke 70.

Atraksi terjun payung yang agak lama, saya lupa ada berapa penerjun sepertinya 16 penerjun. Salah satunya membawa Bendera Merah Putih berukuran besar. Ketika mendarat semua prajurit sigap menyambut bendera agar tidak jatuh ketanah. Sebuah pemandangan yang menjadi hal yang aneh untuk Rizi. Karena rasa ingin tahunya masih besar. Akhirnya puas juga melihat atraksi terjun payung yang selama ini hanya bisa melihat di layar televisi saja. Namun, ada kecelakaan kecil yang saya tidak mengetahuinya. Jempol kaki Rizi mengeluarkan darah, ternyata kukunya terkelupas entah kenapa. Kebetulan ada ambulan puskesmas, jadi bisa diberikan pertolongan pertama berupa antiseptik perban dan perekatnya.Tetapi sempat sempatnya Rizi selfie sendiri dengan kamera prosumernya.

Terjun Payung membawa Bendera Merah Putih

Terjun Payung membawa Bendera Merah Putih

Terjun Payung membawa Bendera Merah Putih

Rizi terluka

Rizi Selfie

Selesai dengan Terjun Payung langit Balikpapan masih ada Paralayang Motor yang menghiasi langit Balikpapan. Sambil menunggu persiapan lomba panjat pinang masyarakat menikamti atraksi Reog dan Barongsai. Reog dan Barongsai mengawal Bapak Walikota Rizal Efendi beserta pejabat lainnya memasuki Ruang pameran foto Balikpapan dan langsung menuju tenda untuk ikut menonton lomba panjat pinang. Membawa Rizi awalnya tidak berminat menonton lomba panjat pinang, namun akhirnya senang juga dengan keseruan ketika banyak peserta yang melorot kebawah karena licin. Para peserta menjadi hitam semua, saya senang melihat Rizi bisa tersenyum.

Panjat Pinang

Panjat Pinang

Menjelang sholat dzuhur kami bergegas istirahat karena memang cuaca panas terik. Kebetulan banyak yang jualan es, ada es doger, es kelapa, es campur, es lilin, es potong, es krim dan es yang lainnya. Saya membeli 12 biji tahu sumedang dan sebungkus es krim agar Rizi mau  makan. Setelah habis barulah membeli es doger yang ternyata antriannya panjang.Ada sekitar 10 penjaja es doger dan es lainnya, tetapi anehnya hanyay es doger yang banyak dicari warga.Bahkan banyak penjual es doger yang cepat pulang karena es sudah habis.

Setelah menyantap segelas es doger bersama Rizi, kami langsung pergi ke masjid Istiqomah Balikpapan yang sejuk dan segar, rasanya adem untuk melaksanakan sholat dzuhur berjamaah.Jika sedang ada acara pasti lebih banyak jamaahnya.

Selesai Sholat dzuhur kami membeli es doger lagi di penjual terakhir dan menikmati pantai di Pulau Babi sampai habis dan akhirnya pulang untuk istirahat. Untuk upacara penuruan kami tidak mengikuti, pada acara syukuran atau resepsi juga tidak ikut karena khawatir penuh dan mobil tidak bisa masuk. Acara yang digelar mulai pukul 19:00 pastinya habis maghrib, jika berangkat duluan pasti sebelum maghrib sehingga repot untuk sholat Maghrib dan sholat Isya. Yah semoga acara yang dilaksanakan tidak mengurangi esensi dari Peringatan HUT RI ke 70. Sekali lagi Selamat Hari Kemerdekaan untuk Bangsa Indonesia ke 70 Ayo Kerja.

Bagaimana dengan perayaan HUT RI ke 70 di tempat sobat BK sekalian? Silahkan share di komentar. Happy Blogging.

Artikel Terkait

I was an employee in a company Media Print on Accounting section at the supervisor level . There are still many things to be learned gradually .

As a blogger since 2007 to date to another part of my life that is still comfortable to live . Met many friends and broaden one of its advantages and also earn income is a remarkable thing .