Konfirmasi Qalista Human Care

Terima kasih atas konfirmasi yang diberikan oleh Ibu Susmerta dewi hara - Rabu, 11 November 2015 17.31.00 GMT+8

Kami dari Yayasan Qalista Peduli Sesama (QalistaHumanCare) adalah BENAR melakukan kerjsama dgn PT Granton melalui penggalangan dana "charity book". Kegiaran kami dapat dilihat di FB : Qalista Human Care. Kami juga memiliki rumah singgah di Jl. Tali No.14, rt 001/09 kelurahan kota bambu selatan, kecamatan palmerah - jakarta barat. Susmerta Dewi Hara - Ketua yayasan QalistaHumanCare. Hp. no. 082110900090. email : susmertadewihara@yahoo.co.id

Buat teman teman yang ingin menghubungi silahkan menghubungi ke alamat tersebut.

Untuk agen advertising atau apapaun telah mengkonfirmasi dengan adanya keberatan oleh sponsor di Balikpapan,meminta untuk merubah tulisan ini dan memberikan point bahwa akan kembali mengevaluasi staffnya dalam menawarkan Charity Book.

Dari beberapa komentar yang masuk memperlihatkan beberapa poin yang harus diperhatikan:
  • Jangan mengatakan "Donasi 100.000 dan mendapatkan Voucher Belanja" padahal donasinya hanya Rp. 30.000 bahkan Rp. 10.000. Bagi masyarakat Awam Donasi adalah sumbangan seutuhnya. Lebih baik kami mendengar "dengan membeli buku Voucher ini anda ikut berbagi dengan sesama. Setiap pembelian Buku 30% akan disumbangkan untuk yayasan sosial....", Rasanya lebih bijak. Atau anda bisa membaca Tulisan Buku Voucher Qalista Human Care. Terima kasih untuk kepalacicak.com atas konfirmasinya.
  • Sebagai relawan atau apa namanya, jangan terlalu memaksa, berkata kasar dan mengumpat atau jenis kata kata yang lain yang tidak enak didengar, sehingga membuat orang jadi muak untuk memberikan donasi seperti ini dan tidak heran juga jika banyak orang menganggap ini sebagai penipuan. Yang namanya Donasi itu dengan keikhlasan.

Untuk sementara tulisan Penipuan Jual Buku Voucher Yayasan Sosial diubah sedemikian rupa. Link lain bisa dibaca di

Penipuan Jual Buku Voucher an Yayasan Peduli Sosial

Komentar

  1. aneh-aneh ya cara orang itu minta sumbangan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kalo benar sumbangan mbak, inikan jual buku vocuher. Berapa yang dikasih? berapa yang disumbangkan?

      Hapus
    2. Kami dari Yayasan Qalista Peduli Sesama (QalistaHumanCare) adalah BENAR melakukan kerjsama dgn PT Granton melalui penggalangan dana "charity book". Kegiaran kami dapat dilihat di FB : Qalista Human Care. Kami juga memiliki rumah singgah di Jl. Tali No.14, rt 001/09 kelurahan kota bambu selatan, kecamatan palmerah - jakarta barat. Susmerta Dewi Hara - Ketua yayasan QalistaHumanCare. Hp. no. 082110900090. email : susmertadewihara@yahoo.co.id

      Hapus
    3. Dear ibu dewi.
      Ada pertanyaan yg ingin saya ajukan.
      1. Kenapa mau bekerjasama dengan pihak ketiga untuk menggalang dana?
      2. Berapa banyak pihak yg sudah mengajukan kerjasama dalam penggalangan dana?
      3. Berapa % dana yg disumbangkan dari tiap2 penggalangan dana tersebut? Sebut jika saya menyumbangkan uang 100rb ke pihak ketiga berapa yg akan didonasikan ke yayasan anda?
      Terimakasih.

      Hapus
  2. Persis. Saya ketemu beginian kemarin di Tunjungan Plaza Surabaya.

    BalasHapus
  3. Barusan saya juga mengalami hal yg sama. Anak muda yg ngakunya mahasiswa di salah satu kampus ternama di kaltim mencoba menawarkan satu buku qalista human care. Bukan maksud buruk sangka, tapi saya cb ajak ngobrol beberapa hal. Dan ketika saya tanyakan kartu mahasiswanya dg lihainya berkilah kalo dompet lg dibawa sama pacar yg lg kumpul dg relawan lain serta profesornya. Widiihhh gileee.
    Sayangnya saya ndak sempat jg ambil gambar org dan bukunya,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya pas didalam mobil, jadi gak bisa banyak bergerak.

      Hapus
  4. berarti beneran penipuan ya?
    wah saya ketipu dong, kemarin saya "mendonasikan" Rp.100.000 untuk buku voucher qalista human care.
    bukan saya tidak teliti atau cermat, akan tetapi niat untuk membantu sesama yang sedang membutuhkan sehingga saya dengan ikhlas mengeluarkan Rp.100.000 tersebut (toh Rp.100.000 gak seberapa jika diliat orang-orang yang sedang dan lebih membutuhkan uang tersebut).
    akan tetapi setelah saya browsing dan ingin mengetahui cara mereka bekerja sama dengan restoran-restoran yang tertera dalam voucher tersebut, saya baru sadar bahwa itu merupakan salah satu alat untuk melakukan penipuan . ya karena sudah terlanjur, semoga niat baik saya bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh orang yang menerima dan menggunakan uang tersebut. jika tidak sesuai dengan tujuan awalnya, ya tinggal diserahkan kepada Tuhan, pertanggungjawabannya langsung kepada Sang Pencipta deh,,,..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya memang semua diserahkan kepada Tuhan, tetapi alangkah baiknya jika kita bisa langsung menyerahkan donasi ke orang-orang yang membutuhkan. Sepertinya dengan kehati-hatian kita akan lebih banyak manfaat yang tersebarkan bagi orang yang membutuhkan.

      Hapus
    2. Selamat siang. Dear kartika wulandari.Penipuan nya dalam hal apa yah?
      Voucher tidak bisa digunakan? 100% voucher bisa digunakan lebih baik coba terlebih dahulu sebelum mengeluarkan statement yg keliru:)
      Uang tidak disumbangkan? Anda bisa melihat kegiatan kita di FB: qalista human care atau Instagram : qalistabalikpapan.
      Terima kasih . :)

      Hapus
    3. Dear mike patton.
      Ada tiga pertanyaan yg ingin saya ajukan.
      1. Apakah anda dr pihak PT. Graton World selaku pihak ke tiga yg menggalang dana sumbangan untuk Qalista?

      2. Apakah anda mengambil untung dari penggalangan dana tersebut?
      Jika iya,

      3. Berapa persen yg akan anda sumbangkan ke pihak Qalista, dan berapa persen keuntungan yg anda ambil untuk perusahaan?

      Tolong di respond

      Hapus
    4. kalo menururt saya ini bukan penipuan sih ..

      Staff promotionnya sendiri bilang dan di bukunya juga tertera 30% yang akan di sumbangkan dan 70% customer mendapatak Voucer dan voucernya bisa di gunakan. Rugi dan penipuannya di mana coba ?

      Hapus
  5. Wah saya hari ini ketemu dengan mahasiswa cewe di bandung. Kebetulan saya lagi di RS kota bandung. Saya lagi nunggu untuk antrian dokter spesialis, sambil nunggu saya lagi liat youtube. Eh dihampiri. Dengan hati curiga, bener aja ni cewe langsung promosi dg suara yg cepettt bangett. Pdhl sy gak denger yg dia jelasin juga.
    Saya dikasih tunjuk buku voucher persegi panjang dan isinya voucher semua dan ada tulisan 100.000.
    Untung saya langsung potong arah pembicaraan dia, sy bilang sy gak bw uang cash, tp dia lgs jwb "disitu ada atm, kak"...sy jawab lagi "sy harus ijin suami sy". Dia kaget krn sy trnyta sdh punya suami. Mungkin dia kira sy masih kuliah kali hehe..lalu dia tetap maksa, utk suruh hubungi suami sy. Sy langsung jawab "gak bisa".
    Udah deh dia langsung pergi dan nawarin ke tamu yang lain.
    Lagian dipikir2, mana ada relawan tp dandanan menor dg dress mini kyk gtu, kliatan mahasiswa yg pengen dapat "uang saku".
    Mudah2an bisa share pengalaman ya, yg penting jgn langsung percaya dg yayasan yg ditawarkan org2 sprti itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih mbak atas share pengalamannya di sini. Ternyata bukan saya saja yang mengalami.

      Hapus
  6. wah saya juga ketemu orang yang ngakunya jual buku qalista human care di kampus saya dikota bandung dia sih ngomongnya uang yg kita beli buat beli ti buku bakal dipke buat buat beli darah, dan parahnya waktu itu dia ngomong gini "teteh saya kasih duan pilihan mau belinya patungan bertiga(waktu itu saya sedang sama 2 orang teman, atau mau beli satu-satu" saya sih udah ngerasa aneh banget disitu lah kapan saya ngomong saya mau beli buku dia hahaha
    tapi emang dasarnya saya susah bilang enggak sama oranglain saya tanya dulu ke laki-laki itu harga bukunya dan dia jawab murah kok teh cuma 100k... lansung dalem hati saya teriak WhAT THE!!!! 100K diabilang murah??? GILA!!!! saya sih sebenernya udah nolak secara halus kalo saya waktu itu lagi gak bawa uang banyak tapi tiba2 temen saya ngomong kalo dia mau nalangin saya dan temen saya dulu buat beli bukunya... setelah saya baca blog ini dugaan saya bener kita ditipu uang 300k melayang sudah... kalo udah kayak gini saya rasa harus dilaporin ke polisi deh mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yah, semoga saja ini bisa menjadi pelajaran bagi Teh Hana dan juga kita semua. Terima kasih telah berbagi pengalaman di sini. Semoga yang lain juga bisa sempet baca disini dan informasinya bermanfaat bagi sahabat yang lain.

      Hapus
    2. Oooh Bdg jg,sini ketemuan sama sy!
      kita coba k PVJ dan tanya langsung k owner Inul Vista dan Fukuzushi,gw tantang!
      Bls k email sy

      Hapus
  7. wah saya barusan banget ini kena tipu hahaha. iseng googling dan sampai ke blog ini. saya agak ragu dari awal tapi niat saya sih murni untuk nyumbang. yah kalau memang mereka nipu urusan mereka sama tuhan aja deh.

    thx a lot infonya, sangat membantu :)

    BalasHapus
  8. baru banget saya ketemu sama orang yang ngaku dari qalista ini, mas2 nya bilang kalo dia cuma minta waktu saya 1menit aja. dia bilang uang yang disumbangka. akan dialihkan ke rs dharmais, lalu dia nawarin voucher senilai 2juta yang bisa digunain di manhattan fish market dan batik air. wowww 2brand yang termasuk mahal dan aneh aja, untung ada temen yg kebetulan lagi buru2 buat ajak pergi, alhamdulillah banget gajadi memberikan dana sosial ke tempat yang salah.

    BalasHapus
  9. Apa dari teman2 yg sudah beli buku vouchernya sudah ada yg pernah menggunakan vouchernya? bisa dipakai atau ditolak?

    BalasHapus
  10. Aku pernah pake vouchernya, bisa koq digunain????
    Jadi bingung????????

    BalasHapus
  11. saya sudah membeli buku voucher tersebut dan memang bisa digunakan. kalo saya bertemu dengan mas2 yang bilang bahwa yg disumbangkan adalah 30%. karena saya lihat vouchernya juga sangat lumayan ya saya beli aja. kata masnya ini progam funcharity dan menurut saya bagus juga progamnya. lagian kalo dipikir2 gak semua orang juga mau jualan voucher untuk bantuin anak kanker. kalo sebagian masuk di komunitas atau perusahaan mereka ya saya kira bukan masalah juga. saya pikir daripada saya abisin uang buat nonton bioskop atau jajan lainnya ya mending beli voucher ini , meskipun 30% yg disumbangkan tapi kita masih bisa menikmati vouchernya. so, coba kita berfikir positif untuk mereka. saya berpendapat ini bukan sebuah masalah dan saya pikir mereka yg mau jualan voucher dan membantu orang lain adalah orang2 yg luar biasa. cuma beberapa orang yg mungkin tidak menyebutkan nominal yg disumbangkan itu tadi yg agak salah. jujur aja pasti juga banyak yg mau kok beli voucher ini. ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yg bilang itu benar, mungkin saja yg komen disini yg memang orang jualan voucher nipu itu. Karna ditanya wisma nya lantai berapa gak bisa jawab. Pikirlah secara logika. Bilang ibu dewi yg dirikan yayasannya, ditanya tlp ibu dewi jg gak tau. Cape d

      Hapus
    2. Setuju Mas, tetapi juga tidak dengan paksaan, kita nggak nyaman - Donasi itu kan dengan keikhlasan. Maka saya gak heran banyak yanag menganggap ini penipuan.

      Hapus
  12. Sy juga barusan tgl 10 nov 2015 jam 14.30 di daerah ruko kota wisata. Orang-orang seperti itu juga beredar minta sumbangan 100rb dgn dpt vchr. Di buku ada tertera wisma apa gitu, ada alamat & tlp cs nya. Sy tlp gak angkat, sy tanya wisma nya di kuningan lantai brpa gak bisa jawab. Sy lgsg bilang, tidak ada kebenaran yg pasti sy tdk akan sumbang. Tolak aja langsung. Uda ketauan penipu nya

    BalasHapus
  13. Baru saja saya telah trtipu dgn seorang anak perempuan dgn mngatasnamakan qalista human care,dan dya meyakinkan saya jka tdk prcaya bsa hbungi kepolisian..seperti terhipnotis saya dgn mudahnya mngeluarkan uang 100rb dri dompet saya..��

    BalasHapus
  14. Kami dari Yayasan Qalista Peduli Sesama (QalistaHumanCare) adalah BENAR melakukan kerjsama dgn PT Granton melalui penggalangan dana "charity book". Kegiaran kami dapat dilihat di FB : Qalista Human Care. Kami juga memiliki rumah singgah di Jl. Tali No.14, rt 001/09 kelurahan kota bambu selatan, kecamatan palmerah - jakarta barat. Susmerta Dewi Hara - Ketua yayasan QalistaHumanCare. Hp. no. 082110900090. email : susmertadewihara@yahoo.co.id

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baik Bu, keterangan sudah kami tampilkan di halaman ini. Terima kasih.

      Hapus
  15. Duh makin banyak aja deh ah modus penipuan jaman sekarang, kudu ati2

    BalasHapus
  16. Sadar diri loo pada yg ngomong ini penipuan!!!
    vouchernya bisa dpake dan tanya saja ke sponsor sponsornya apakah benar kerja sama dengan Qalista!!! jangan ngjudge se enaknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya pernah bekerja selama beberapa hari di yayasan ini, memang vouchernya benar tapi caranya aja yang salah. Kebanyakan mengatas namakan mahasiswa dab, uang 100% dialokasikan ke penderita leukimia. C'mon god, this ia bullshit. Mengaku bahwa para penjual buku voucher adalah volunteers, but the fact is ?!!!! You working in here, you got your wage !!! And the last one, saya tau proses uagnya kemana.. Dari 100K itu dbgi jadi 2 ke office dan ke owner, dari owner juga di bagi mnjdi 2, ke si penjual dan owner itu sendiri.. Jadi 25 25. Jadi secara ga langsung, kita oake voucher itu dulu kita kluarin lagi duit kita lagi baru tuh ke donasi nya 30%. And the fact is, lu beli buku itu cuma buat beli voucher ajah !!!!! Dan lu nyumbanya lewat lu belanjaain lagi ke yg bekerjasama dengan buku itu, entah inul vista, makan makan, batik, cuci mobil, perawata. Ah c'mon. Itu alasan kenapa saya hanya 3 hari kerja dsitu dan saya telah mengumpulkan beberapa fakta.

      Hapus
    2. Kemarin saya juga dengan niat baik menyumbangkan 100 rb, ke yg ngaku volunteer qalista human care,
      apa bener mas Farhan, bahwa mereka yg volunteer itu dapet gaji? Mgkin sisa duit nya buat ngegaji mereka ya.

      Trus kalo bs nyumbangnya pas pake voucher, brrti 30% dari 100 rb (30 rb) itu, blum langsung diberikan ke pihak yayasan? Tapi harus pake voucher di tenant nya dulu? Ckckck

      Hapus
  17. ini orang yg mikir negatif namanya funrising jual buku voucher bantu anak kanker, kalo mau buat blog harus pinter dulu . saya beli bukunya dan itu kita harus pandang apa yg dijual voucher nya juga bisa dimanfaatkan kan? yg jual pun anak muda yang semangat. bukunya pun cuma 100rb

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju nih.. Yang buat Blog bodoh juga ya .. Kalo penipuan Voucer tidak bisa di gunakan, tapi inikan Voucernya bisa di pake dan lumayan juga -__-

      Hapus
  18. Yang nulis blog kejam. Tidak membantu tapi men judge bahwa ini penipuan. Jika tidak bisa membantu jangan menjatuhkan atau merusak nama baik sebuah nama yayasan. Terima kasih :)

    BalasHapus
  19. Kalau diliat ini ngerusak nama baik yah. Karena dampaknya tidak hanya di balikpapan tapi di kota kota lain . mba henny vouchernya bisa dipakai loh hihihi

    BalasHapus
  20. Hai mbak yg pda ngmen pnipuan..aku gx trima mbk pda blng pnpuan,,knpa coba? Krna anda bkin blog ini ngaruh negatif ke orang2 yg baca..otomtis ktika bnyk org yg bca blog ini tmbah beban bwt kita..krna smkin sulit untuk aku ajak orang2 untuk berpartisipasi untk bntu yysan qalista.. Gx mnutup kmungkinan org blik ppan refresing k bndung dan ktmu sma sya,dan saya ajak dia untuk ikutan beli bku foucher ini,,gmna coba klo org ini terpengaruh olh mbak.bisa2 saya d tolak mentah2 ataupun lngsung mrahi saya... Heran deh klo emng voucher ny gx k pke itu bru pnipuan,,ini kan bisa,, rugi ny dmna coba/? Hrusnya mbak malu udh ngmng kya gtt,, udah nglakuin apa aja bwt anak2 qalista ny ??? Aku fuzy umur 20 th,aku slahsatu org yg kgiatannya jual voucher tiap hari,,bandung

    BalasHapus
  21. Petugas yysan ny aja udah ngomen bhwa emng bner kgiatan kita asli.,. Klo soal vouher yah tinggal pke aja..,,klo terbkti kepake mnding kk ngumpet aja deh d kmar..drpda malu..,,,,, bkin negatif ajja ,,,,

    BalasHapus
  22. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  23. Klhtannya ajja sepele bkin blog kya gtt,, v dampak nya aztagfrulloh,,,negatif bgt,,, jngankan d blik ppan d bndg ja ada org yg kya gtt,, dan aku rsain sndri gmna dampaknya,,, tega bner ya.,,, klo emng gx mrsa d rugiin knpa bkin yg kya gnian coba??? Kasian sma orang2 yg jual vouchernnya, udah cppe d tmbah rehas yg negatif,,, mnding mbk cobain dlu deh gmna rsanya jd KITTA

    BalasHapus
  24. Permisi, yg punya blog tolong pro active dong, minimal dibalas komen2nya. Mohon dipertanggung jawab kan tulisan blognya. Thanks.

    BalasHapus
  25. jangan asal buat blog lain kali, penipuan tergantung diliat dr spek mananya? terlalu sempit apa apa dibilang penipuan.
    sy senang sama anak muda yg semangat bgt melakukan kegiatan ini, mreka tidak memaksa mreka hanya semangat untuk melakukan kegiatan, namanya volunteer pasti dapat uang jg jd wajar kalo 100.000 pun dibagi" buat biaya percetakan, pajak, dll. harus PINTAR!!! memang anda dihipnotis, ditodong, dicopet ?? anda juga ga beli vouchernya kan? tidak kannn?????? bertanggung jawab ya kalau buat blog. org akan semakin berpikir negatif ketika mencari kebenaran tapi yg muncul blog penipuan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar banget tuh kak,aku juga pernah ketemu sama orang yang bilangnya volunteer trus aku tanyain dimana base campnya,trus temenya membenarkan dia jadi bilang "Kita dari Granton Bekerja sama dengan Qalista Human Care".
      Aku bilang "owh,kalo gitukan Jelas dari mana.".Trus aku Bantu/Beli 10 Buku.
      Karena dia bilangnya jujur kok "30%nya kita donasikan ke Qalista Human Care".

      Hapus
  26. Saya pernah bekerja selama beberapa hari di yayasan ini, memang vouchernya benar tapi caranya aja yang salah. Kebanyakan mengatas namakan mahasiswa dab, uang 100% dialokasikan ke penderita leukimia. C'mon god, this ia bullshit. Mengaku bahwa para penjual buku voucher adalah volunteers, but the fact is ?!!!! You working in here, you got your wage !!! And the last one, saya tau proses uagnya kemana.. Dari 100K itu dbgi jadi 2 ke office dan ke owner, dari owner juga di bagi mnjdi 2, ke si penjual dan owner itu sendiri.. Jadi 25 25. Jadi secara ga langsung, kita oake voucher itu dulu kita kluarin lagi duit kita lagi baru tuh ke donasi nya 30%. And the fact is, lu beli buku itu cuma buat beli voucher ajah !!!!! Dan lu nyumbanya lewat lu belanjaain lagi ke yg bekerjasama dengan buku itu, entah inul vista, makan makan, batik, cuci mobil, perawata. Ah c'mon. Itu alasan kenapa saya hanya 3 hari kerja dsitu dan saya telah mengumpulkan beberapa fakta.

    BalasHapus
  27. Saya katakan, memang ini bukan penipuan. Voucher bisa digunakan. Hanya caranya aja yang salah. Dari segi pengalikasian dana, cara bicara nya, ketidak jujuran,. Mengatas namakan universitas, bekerjasama denga rumah sakit ternama,. Saya cukup lama di dunia marketing, saya dari awal memang diajarkan untuk kejujuran, cara bicara, dan pembuktian aja. Jadi masuianya itu aja.. Kenapa kalian ga coba bilanh sqya dari P.T ini lagi mau share informasinya buku voucher ini 30% nya bisa sekalian membantu penderita leukimia kalo bpk/ibu mnggnakan voucher nya, dan sdngkan harga bku vchernya 100K. Kan jelas. ? Bner kan ? Jadi ga ada yg ngerasa keliru atau ketipu. Ada yang setuju ? Itu aja masukanya. Makasih :)

    BalasHapus
  28. Saya ditawari oleh para mahasiswa yang hanya berbeda fakultas dengan saya, mereka juga merupakan senior-senior tingkat akhir dan masih di dalam univ juga menawarinya. Yang seperti ini pasti akan disumbangkan meski tidak seluruhnya.
    Saya rasa ini bukanlah penipuan, mereka juga memberikan timbal balik pada kita berupa voucher bukan?
    So, let's be possitive thinking before we judge them.

    BalasHapus
  29. Kalo Pendapatku sih tinggal bagaimana kita menyikapi hal ini,
    mereka semua itu Intinya Mengajak Kalian Ingat Kepada Sesama sekaligus tidak melupakan diri kalian sendiri,Voucernya itu Buat Entertain kalian Donasinya Buat Meringankan Saudara2 kita.
    Seperti yang ibu Dewi sampaikan Kalian Boleh cek Facebooknya @Qalista Human Care.

    BalasHapus
  30. Hari ini baru kejadian dan ngerasa kecewa karena ga teliti membaca bukunya kalo ternyata yg disumbang hanya 30%. Yg nawarin semangat bgt ngomongnya sampe kita jd ga teliti baca. Terlepas dari vouchernya bisa dipakai atau tidak, alangkah baiknya kalo dijelaskan dulu bahwa yg disumbang hanya 30%nya. Dgn begitu toh sbg pembeli ga akan kecewa dan merasa tertipu.

    BalasHapus
  31. Barusan saya beli didepan kampus UNDIP Semarang, cuma saya belum ngecek kebenaran vochernya. Semoga bisa, dan semoga dana yg terkumpul benar2 amanah untuk penderita kanker.

    BalasHapus
  32. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  33. saya juga ditawarin nih kemarin karena niat awal memang untuk donasi sebesar yang diminta dan gak kepikiran untuk pake vouchernya pas dilihat secara detail agak kecewa juga sih kenapa gak dari awal dijelasin kalo yang didonasiin 30% dari laba bersih. jadi mikir setelah baca komen di atas ada yang bilang donasi 30% kalo kita menggunakan vouchernya,kalo sistemnya kayak gini sama aja saya gak donasiin apa-apa dong kalo saya gak gunain vouchernya. tapi semoga saja amanah dana yang udah dikeluarin sama orang-orang yang niatnya tulus mau bantu untuk donasi

    BalasHapus
  34. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  35. Intinya sih kalau mau nyumbang ya langsung ke yg membutuhkan bukan dari pihak ketiga yg mencari keuntungan semata yg mengatas namakan kemanusiaan. Mencegah pikiran jahat dan prasangka buruk karena kebaikan yg kita keluarkan itu untuk kita sendiri. Semoga PT Granton World tidak mengambil untung sebanyak-banyaknya dari aksi kemanusiaan ini, dan pihak yayasan yg terikat dengan aksi ini agar lebih berhati-hati demi nama yayasan. Mohon maaf jika ada kalimat saya yg salah tentang aksi ini dan untuk pihak PT Granton World agar ada transparansinya dan mau menjelaskan tentang aksi ini.
    Terimakasih

    BalasHapus
  36. Dear kalian itu salah kapraa ...kalau di hilang penipuan ... bukaaaan ... ini Eo bukan relawan .. kalau relawan mah suka rela penggalangan nya ... kan aku juga beli voucernya bisa di pakai dan yayasan nya juga nyataa .. kalian aja mungkin yang udik ga tau .. makanya di baca aturan pakai dan cermatin Eo nya ngomong

    BalasHapus

Posting Komentar

PERHATIAN !!!!

Berkomentarlah sesuai dengan artikel yang dibaca.

Berkomentarlah untuk memberikan pendapat yang bisa digunakan untuk membangun blog ini menjadi lebih baik.

Jangan Tinggal link hidup di dalam komentar!!!

Jangan promo barang (jika referensi pengetahuan silahkan), berbau judi dan sara.